Kamis, 21 Oktober 2021

SINOPSIS NOVEL THE SECRET OF RED SKY (Jung Eun Gwol)

 

Novel The secret Of Red Sky merupakan novel dari Korea Selatan yang ditulis oleh Jung Eun Gwol yang dulu juga pernah menulis novel The Moon That Embrace The Sun. Tha Secret of Red Sky juga berlatar belakang jaman Joseon, khususnya pada masa pemerintahan Raja Sejong atau yang sering disebut The Great King Sejong. Novel ini sekarang juga sedang dibuat dramanya dengan judul Lovers Of The Red Sky. Namun, ceritanya sedikit berbeda dengan novel aslinya. Karena yang akan dibahas di sini adalah novelnya, jadi sinopsis yang akan ditulis adalah berdasarkan novel nya. 

Hong Cheon Gi adalah salah satu pelukis anggota Komunitas Pelukis Sanggar Baekyoo. Dia adalah satu-satunya pelukis wanita di jaman itu. Ketua sanggar Baekyoo, Choi Wonho bersedia menerima Cheon Gi di sanggar itu walaupun dia adalah seorang wanita karena Cheon Gi sangat berbakat dan termasuk 3 pelukis terbaik sanggar Baekyoo. 

Suatu hari Cheon Gi menghilang hampir sebulan, kemudian dia kembali dengan kondisi sangat kotor dan bau seperti pengemis. Cheon Gi bilang dia habis dari hutan untuk melihat harimau hidup karena dia ingin melukis harimau. Tapi sayang, walaupun sudah satu bulan menunggu, tidak ada harimau yang muncul di sana. Cheon Gi pun pulang ke sanggar Baekyoo dan dimarahi habis-habisan oleh Choi Wonho. Setelah menerima hukuman, Cheon Gi pun pulang untuk mengunjungi ibunya di rumah. Saat bertemu ibunya, ibunya berdoa semoga dewa menjatuhkan pria dari langit untuk Cheon Gi yang sudah berumur menikah. Anehnya, benar-benar ada pria yang jatuh dari atas langit menimpa Cheon Gi saat Cheon Gi dalam perjalanan kembali ke sanggar Baekyoo. Tapi, sesungguhnya pria itu jatuh dari atas pohon, bukan dari langit. 

Cheon Gi pun menolong pria yang jatuh pingsan itu dan membawanya ke desa pembuat warna yang dekat dengan hutan. Kebetulan seluruh penduduk desa sana sedang mengungsi ke tempat saudaranya karena sebentar lagi musim dingin, sehingga desa itu kosong. Cheon Gi mengira dewa telah mengabulkan doa ibunya karena pria itu benar-benar jatuh dari langit. Dan karena wajahnya yang sangat tampan dan matanya yang berwarna merah, dikiranya pria itu adalah peri, bukan manusia. Dan Cheon Gi yakin pria itu jodohnya sehingga ia merawatnya selama 2 hari, namun sang pria masih terus tertidur, bahkan demam. Karena takut terjadi apa-apa terhadap pria itu, Cheon Gi memutukan kembali ke sanggar Baekyoo untuk mengambil madu dan meminta bantuan tabib mengobati si pria peri. 

Pria yang ditolong Cheon Gi tidak lain adalah Ha Ram. Ha Ram merupakan seorang peramal langit kesayangan Raja Sejong. Akan tetapi, karena peristiwa 20 tahun lalu, Ha Ram menjadi buta dan bola matanya berwarna merah. Semerah darah. Setelah buta, Ayah Ha Ram tiba-tiba meninggal dan sejak itu Ha Ram diusir oleh ibunya dari rumah. Semua penduduk di kampung halamannya pun melarang Ha Ram kembali ke sana. Karena merasa kasihan, Raja pun memerintahkan untuk membawa Ha Ram ke istana. Meskipun buta, Ha Ram lulus ujian pejabat negara dengan nilai tertinggi karena dia sangat jenius. Dia pun diangkat menjadi peramal langit untuk membuat penafsiran dari pola bintang di langit. Semua penafsiran Ha Ram berdasarkan buku ilmu tafsir yang sudah dihafalkan seluruhnya, bukan karena dia memiliki indra ke-enam.

Peristiwa itu terjadi saat Ha Ram kembali dari mengunjungi kampung halaman ibunya, dia bertabrakan dengan seorang pengemis. Setelah itu kepalanya sangat pusing dan dia tidak ingat apa-apa. Tapi menurut Mansoo, remaja yang ditugaskan untuk menjadi mata Ha Ram, Ha Ram justru berlari dengan kecepatan tinggi seperti orang yang bisa melihat. Tapi Mansoo tidak berani bilang ke siapa-siapa hal itu. Termasuk pada Pangeran Anpyeong, putera ke-3 Raja Sejong, yang ditugaskan untuk mencari Ha Ram yang menghilang. 

Pangeran Anpyeong memiliki nama asli Lee Yong. Lee Yong merupakan ahli kaligrafi dan pembuat puisi terbaik di masa itu. Dia sangat mencintai seni dan terobsesi dengan lukisan. Apapun yang berhubungan dengan lukisan. Lee Yong tidak akan pernah ketinggalan. Dan kali ini dia ditugaskan ayahnya untuk mencari Ha Ram Shiil yang tiba-tiba menghilang dengan imbalan dia akan meminta lukisan karya Kim Munwoong, salah satu pelukis terhebat di Joseon yang menghilang 20 tahun lalu.

Ha Ram terbangun dari tidurnya dan dia sadar dia berada di tempat asing dan tidak ada siapapun di sana. Dia pun berjalan asal untuk meminta bantuan, dan akhirnya setelah berjalan beberapa menit, dia bertemu rombongan Pangeran Anpyeong yang sedang mencarinya. Tetapi Lee Yong terkejut karena ada tulisan 'Hong Cheon Gi' berwarna merah di lengan baju Ha Ram yang berarti kebangkitan langit. Karena penasaran, Lee Yong pun menelusuri lokasi itu seorang diri sementara rombongannya mengantar Ha Ram pulang. Lee Yong pun menemukan desa yang tidak berpenghuni itu. Diperkirakan Ha Ram berasal dari sana. Dan di sana Lee Yong bertemu Hong Cheon Gi yang sedang terburu-buru untuk menemui Ha Ram. Hong Cheon Gi yang sudah mandi bersih dan berpakaian rapi, terlihat wajah aslinya yang sangat cantik bagaikan dewi. Lee Yong pun jatuh cinta pada pandangan pertama. Saat Lee Yong bilang bahwa dia adalah Pangeran Anpyeong, Cheon Gi tidak percaya dan meninggalkan Lee Yong begitu saja. Betapa kecewanya Cheon Gi karena pria peri nya telah menghilang. Namun, sepatunya masih ada. Itu berarti pria peri adalah manusia. Dia pun mengambil sepatu Ha Ram dan menyimpannya.

Setelah dilakukan berbagai penyelidikan, akhirnya diketahuilah bahwa Hong Cheon Gi adalah nama manusia yang menolong Ha Ram. Ha Ram pun berusaha mencari Hong Cheon Gi, namun langit sangat sulit mempertemukan mereka. Akhirnya mereka bertemu di acara konferensi melukis yang diadakan Pangeran Anpyeong. Di mana pada konferensi itu semua pelukis diundang dan diminta untuk membuat 2 lukisan kemudian lukisan itu dilelang tanpa menunjukkan siapa pelukisnya. Hong Cheon Gi juga ikut konferensi itu. Dan yang berhasil melelang lukisan Cheon Gi adalah Ha Ram. Mereka akhirnya bertemu. Tanpa sadar, tangan Cheon Gi menyentuh pipi Ha Ram dan itu membuat Ha Ram menepis tangan Cheon Gi karena gadis itu adalah orang asing. Ha Ram mengatakan bahwa hutangnya sudah impas dengan membeli lukisan Cheon Gi, sehingga dia tidak hutang budi lagi dengan gadis itu yang pernah menolongnya. Cheon Gi merasa tersinggung dengan perlakuan Ha Ram dan akhirnya mereka berdebat. Tapi justru perdebatan itu membuat Ha Ram merasa senang dan tertarik dengan gadis itu.

Sementara itu, Cheon Gi akhirnya menyadarai bahwa pria yang dia temui di hutan adalah Pangeran Anpyeong. Lee Yong tahu kalau Cheon Gi juga penggila lukisan seperti dirinya, sehingga dia mengundang Cheon Gi  datang ke rumahnya kapan saja untuk melihat koleksi lukisan Lee Yong. Setelah konferensi, kedua pemuda itu, Ha Ram dan Lee Yong mulai tergila-gila pada Cheon Gi. Ha Ram yang biasanya betah tinggal di istana dan jarang pulang, kali ini sering pulang ke rumah, berharap Cheon Gi akan mampir ke rumahnya. Sedang Lee Yong dalam sehari bisa berkali kali ganti pakaian, kalau-kalau Cheon Gi berkunjung ke rumahnya untuk melihat lukisan. 

Keinginan mereka pun terkabul. Cheon Gi datang ke rumah Lee Yong untuk melihat lukisan, kemudian mampir ke rumah Ha Ram untuk makan dan tidur di sana. Akan tetapi, malam harinya, tanpa sadar Ha Ram masuk ke kamar Cheon Gi dan berusaha mencekik gadis itu. Kemudian tiba-tiba dia tertidur kembali di kamar Cheon Gi. Cheon Gi sangat ketakutan, namun dia tidak berani bercerita pada Ha Ram. Tapi Ha Ram menyadari bahwa dia telah menyakiti Cheon Gi. Ha Ram pun mengurung diri di istana kembali. Dia merasa dia tidak aman untuk Hong Cheon Gi. Ha Ram hanya mengamati Cheon Gi dari jauh untuk melepas kerinduannya, tetapi tidak berani menemui gadis itu secara langsung. Cheon Gi pun bersedih karena tidak bisa bertemu Ha Ram karena sudah hampir satu bulan Ha Ram tidak pulang ke rumah. Itu sebabnya saat ada tawaran untuk menjadi pelukis di Dohwawon, Cheon Gi menerimanya. Dia berharap jika dia bekerja di istana, maka dia bisa bertemu Ha Ram.

Harapan Cheon Gi terkabul. Dia bertemu Ha Ram di halaman tempat kerja Ha Ram. Mereka pun mengobrol dan berjanji untuk bertemu sepulang kerja. Namun, hal itu dilihat oleh para pejabat yang tidak suka akan pejabat wanita di istana. Jadi, mereka menggosipkan Hong Cheon Gi bisa masuk ke istana karena merayu Ha Ram dengan kecantikannyan. Untuk menjaga martabat Cheon Gi, Ha Ram akhirnya mengganti tempat janjian mereka ke sanggar Baekyoo. Mereka pun bertemu di sana. Esoknya juga seperti itu. Ha Ram juga bertemu ayah Cheon Gi yang gila di pasar. Akan tetapi setelah pertemuan itu, Ha Ram kembali kehilangan kesadarannya dan melukai Dori, pelayannya, sampai cedera parah. Kesadaran Ha Ram bisa kembali setelah dia masuk ke istana Gyeongbok. Sejak saat itu, Ha Ram sangat ketakutan dan tidak berani keluar istana Gyeongbok. 

Hong Cheon Gi bersedih kembali karena tidak bisa menemui Ha Ram. Hanya yang sudah resmi menjadi pejabat lah yang bisa memasuki area istana Gyeongbok. Cheon Gi pun segera menyelesaikan pelatihannya yang seharusnya 3 bulan menjadi 2 bulan saja. Dia bekerja keras juga supaya dia bisa segera diangkat menjadi pejabat. Bahkan dia mendahului seniornya dan berhasil diangkat menjadi pejabat lebih dulu. Akhirnya dia bisa memasuki istana Gyeongbok dan menemui Ha Ram di sana. Mereka pun berpelukan erat untuk saling melepas rindu. Ha Ram menangis dan menyadari bahwa dia tidak bisa lagi berpisah dengan Cheon Gi. Ha Ram memberi Cheon Gi hadiah sebuah norigae yang di dalamnya berisi kompas. Jika saat berada di dekat Ha Ram jarum kompas itu bergerak gerak tidak beraturan, berarti masih ada 'Ma' dalam tubuh Ha Ram. Namun, jika jarum kompas itu diam saja, berarti Ha Ram aman. 

Hong Cheon Gi dan Ha Ram berusaha mencari tahu bagaimana caranya mengeluarkan 'ma' atau iblis yang berada di tubuh Ha Ram dan bagaimana mengembalikan mata Ha Ram yang katanya dipinjam orang lain. Namun, di tengah-tengah itu ditemukan fakta bahwa ayah Cheon Gi bukanlah seorang pelukis biasa. Hong Eunho adalah pelukis hebat di Dohwawon, namun karena jabatan dan kalangan rendah, dia hanya menjadi pelukis bayangan dari 2 pelukis terkenal di Joseon, Kim Munwong dan Gan Yungkook. Ayah Cheon Gi bukanlah gila, melainkan menderita alzeimer akibat cedera parah di kepalanya saat Kim Munwong berusaha membunuhnya. 

Pada suatu malam, saat semua orang berkumpul di rumah Ha Ram untuk mengobrol dan bersantai, Ha Ram kembali kehilangan kesadarannya dan berusaha untuk membunuh Cheon Gi lagi. Tapi kali ini berkat lukisan harimau yang dibuat Cheon Gi, iblis dalam tubuh Ha Ram terluka. Ditambah saat Lee Yong datang untuk menolong, di mana dia juga menyimpan lukisan harimau Cheon Gi di lengan bajunya, iblis dalam tubuh Ha Ram berhasil dikeluarkan. Dengan dibantu Hwama (siluman pemakan energi lukisan), iblis itu terluka parah dan hancur, namun tidak bisa mati atau musnah. Cepat atau lambat iblis itu akan kembali ke tubuh Ha Ram selama Ha Ram belum menemukan matanya. Karena matanya yang buta merupakan jalan masuk iblis itu ke tubuhnya. Kecuali jika iblis itu sudah menemukan tubuh lain. 

Selama ini, meskipun buta, akan tetapi Ha Ram masih bisa melihat Ho-Ryeong, roh Harimau penjaga tanah Hanyang. Yang bisa melihat Ho-Ryeong hanyalah keturunan keluarga Ha-Ga, kakek Ha Ram sebagai pemilik asli tanah Hanyang. Seharusnya Ha Ram tidak bisa melihat Ho-Ryeong karena matanya diambil orang lain. Namun dia tetap bisa melihat Ho-Ryeong melalui mata 'Ma' yang bersemayam di tubuhnya. Jadi, sekarang saat 'Ma' sudah keluar dari tubuhnya, Ha Ram sudah tidak bisa melihat Ho-Ryeong walaupun masih bisa mendengar suaranya. 

Tapi, bagaimana dengan Hong Cheon Gi? Kenapa dia bisa melihat Ho-Ryeong? Pertanyaan itu pun tiba-tiba terlintas di pikiran Ha Ram. Dia pun bertanya pada Ho-Ryeong, apakah benar yang bisa melihatnya hanyalah keturunan keluarga Ha? Ho-Ryeong pun membenarkan. Ha Ram pun langsung menjatuhkan cawan teh yang sedang dipegangnya setelah mendengar jawaban Ho-Ryeong. Seketika dia merasa dunianya telah hancur. Harapan kecilnya untuk bisa hidup bahagia langsung musnah.

Sementara itu Hong Cheon Gi pulang ke rumah untuk melihat perkembangan ayahnya yang sedang menjalani pengobatan alzeimer nya. Ha Ram mengirim beberapa tabib hebat untuk merawat ayah Cheon Gi. Saat mengobrol dengan ibunya, Hong Cheon Gi diberitahu ibunya bahwa waktu lahir dulu dia buta. Saat itu ibu Cheon Gi putus asa karena melihat suaminya yang kesakitan dan tidak waras, ditambah bayi yang dilahirkannya buta, akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Tiba-tiba hujan turun dan ada banyak kunang-kunang yang mengelilingi bayi Cheon Gi yang membuat bayi itu menangis. Saat ibunya menghampirinya, tiba-tiba mata Cheon Gi normal dan sudah tidak buta lagi. 

Betapa terkejutnya Cheon Gi dengan cerita ibunya. Dia baru sadar bahwa hari kelahirannya adalah hari yang sama dengan saat Ha Ram kehilangan penglihatannya. Itu berarti, seseorang yang meminjam mata Ha Ram adalah dirinya? Konflik batin pun terjadi. Selama ini dia berusaha keras membantu Ha Ram untuk mendapatkan kembali matanya. Ternyata yang mengambil mata Ha Ram adalah Cheon Gi sendiri. Jadi itu sebabnya 'Ma' dalam tubuh Ha Ram berusaha membunuh Cheon Gi, supaya Ha Ram, tidak bisa mendapatkan kembali matanya. 

Berhari-hari Cheon Gi tidak berani menemui Ha Ram. Begitu juga Ha Ram yang tidak pernah mencari Cheon Gi. Keduanya dilema. Ha Ram ingin bisa melihat Cheon Gi, akan tetapi jika dia mengambil kembali matanya, maka Cheon Gi akan buta. Seorang pelukis yang buta maka kehidupannya akan hancur. Dia tidak ingin Cheon Gi menderita. Sedangkan Cheon Gi sendiri tidak ingin kehilangan matanya karena dia tidak bisa berhenti melukis. Tapi jika melihat Ha Ram, dia tidak akan tega untuk tidak mengembalikan matanya.

Cheon Gi memutuskan untuk menemui Ha Ram dan meluruskan semuanya. Dia tidak ingin masalah ini menjadi berlarut larut. Saat mereka bertemu, Ha Ram pun  meminta Cheon Gi meninggalkannya. Akan tetapi tindakannya justru berlawanan dengan perkataannya. Dia malah memeluk dan mencium Cheon Gi. Bahkan membawanya masuk ke dalam ruangan, dan mereka menghabiskan malam bersama. Saat itu Ha Ram sudah bertekad bahwa dia tidak ingin matanya kembali. Dia ingin hidup bersama Cheon Gi meskipun harus buta selamanya.

Beberapa hari setelah peristiwa itu, Ha Ram tidak pernah mencari Cheon Gi lagi. Saat mereka janjian bertemu sepulang kerja, Ha Ram hanya diam saja dan berjalan pulang. Cheon Gi tidak punya pilihan lain selain mengikuti Ha Ram pulang ke rumah. Dia tidak ingin Ha Ram meninggalkannya. Setelah masuk ke rumah, Ha Ram berkata bahwa seharusnya Cheon Gi tidak mengikutinya masuk ke rumah, karena sekarang Ha Ram tidak akan membiarkan Cheon Gi keluar dari rumahnya. Cheon Gi pun merasa lega dan bahagia mendengar pernyataan Ha Ram. Ha Ram pun meminta Dori untuk segera menyiapkan pernikahan.

Tujuh bulan setelah pernikahan Cheon Gi dan Ha Ram, Ha Ram didatangi kembali oleh makhluk yang dulu meminjamkan matanya pada Cheon Gi. Ha Ram ditanya apakah dia ingin matanya kembali sekarang? Ha Ram menjawab tidak. Dia ingin meminjamkan matanya lebih lama lagi. Makhluk itu pun mengabulkan permintaan Ha Ram lalu pergi. Sekarang dia sudah hidup tenang dengan Cheon Gi. Ditambah lagi sekarang Cheon Gi sedang mengandung anaknya. Kompas yang diberikannya pada Cheon Gi sudah tidak pernah berputar cepat lagi jarumnya saat berada di dekat Ha Ram. Itu berarti 'Ma' sudah tidak kembali ke tubuh Ha Ram. Lantas di manakah 'Ma' itu?

Saat pulang kerja, Cheon Gi, Choi Gyeong, Cha Yoon Wook dan Lee Yong berjalan bersama menuju rumah Cheon Gi & Ha Ram. Di jalan, mereka bertemu dengan rombongan Pangeran Jinyang, Putra ke-dua Raja Sejong, yang akan berlibur ke pemandian air panas, untuk mengobati penyakit kulit yang diderita Pangeran Jinyang. Saat pangeran Jinyang melintas di depan Cheon Gi, tiba-tiba kompas Cheon Gi terjatuh dan jarumnya bergerak-gerak cepat. 

Di rumah, ternyata Ha Ram sedang mengadakan pesta untuk merayakan ulang tahun istri tercintanya. Cheon Gi terkejut karena tidak tahu suaminya mebuat kejutan untuknya. Ha Ram mengundang Choi Wonho dan seluruh penghuni sanggar Baekyoo serta orang tua Cheon Gi. Ayah Cheon Gi sudah mulai membaik dan mengenali Cheon Gi sebagai anaknya. Semuanya sangat bahagia. Termasuk Lee Yong, meskipun dia tidak bisa mendapatkan hati Cheon Gi.







Senin, 10 Mei 2021

AUTUMN IN PARIS

Autumn in Paris merupakan salah satu novel tetralogi Ilana Tan. Namun yang paling menarik perhatian saya adalah Autumn In Paris. Mungkin kisahnya standar, namun Ilana Tan mampu mnegemasny dengan bahasa yang menyentuh hati dan membuat si pembaca mampu merasakan apa yang dirasakan tokoh-tokoh dalam novel itu.


Kisah berawal saat Tara Duppont, gadis keturunan Indonesia Perancis, dikenalkan pada seorang pria Jepang bernama Tatsuya Fujisawa, oleh temannya, Sebastian. Sebastian adalah seorang arsitek yang bekerja sama dengan arsitek dari Jepang, Tatsuya, untuk membangun sebuah hotel di Paris. Di sanalah, Tatsuya dan Tara bertemu. Dan seperti sudah ditakdirkan, Tatsuya dan Tara selalu bertemu secara kebetulan, di bandara, di klub, di kafe saat Sebastian memperkenalkan mereka. Dan terakhir di sebuah kafe saat jam makan siang.

Sebenarnya, kedatangan Tatsuya ke Paris selain karena pekerjaan, juga karena dia ingin mencari ayah kandungnya. Setelah ibunya meninggal, dia baru tahu kalau ayah kandungnya bukanlah ayahnya sekarang yang tinggal di Jepang. Namun, ayahnya adalah adalah orang Prancis yang bernama Jean-Daniel Lemercier. Dia hanya ingin bertemu ayahnya dan menyerahkan surat terakhir ibunya untuk pria itu. Setelah mencari-cari akhirnya Tatsuya menemukan pria itu. Di luar dugaan, pria itu sangat baik. Dia juga bercerita bahwa dia juga mempunyai anak perempuan bernama Victoria. Masalah Tatsuya pun selesai..

Seiring berjalannya waktu, Tara dan Tatsuya pun semakin dekat. Mereka sering makan malam atau jalan bersama. Dan timbulah perasaan cinta dalam hati mereka. Sebastian yang menyadari Tara menyukai Tatsuya segera menanyai Tatsuya akan kesungguhan perasaannya pada Tara. Tatsuya yang merasa sudah tidak ada beban lagi, dengan santai mengakui perasaannya terhadap gadis itu. Dan dia berncana untuk serius dengan Tara.

Namun, di tengah-tengah kebahagiaan perasaan yang mulai bersemi, kenyataan berteriak lain. Saat hadir di acara ulang tahun teman Tara, Tatsuya diperkenalkan dengan ayah Tara, yang tidak lain adalah ayah Tatsuya sendiri. Ternyata nama panjang tara adalah Victoria. Jean Daniel sangat terkejut melihat kedekatan Tara dan Tatsuya. Dia tahu bahwa kedua anaknya itu saling menyukai, dan itu tidak boleh. Tapi bagaimana menjelaskannya pada Tara tanpa melukai perasaannya??

Beberapa hari Tatsuya dan Jean Daniel mulai bersikapp aneh. Tatsuya berharap bahwa dia bukan anak kandung dari laki-laki itu. Akhirnya mereka memutuskan untuk tes DNA, dan hasilnya bahwa Tatsuya memang benar-benar anak kandung Jean Daniel. Pupus sudah harapan terakhir Tatsuya. Mau tidak mau dia harus menjauhi Tara dan menghilangkan perasaannya pada Tara. Tapi apa dia mampu menjauhi gadis itu??

Kebenaran terkuak saat Tatsuya mengalami kecelakaan di lokasi proyek. Tanpa sengaja Tara mendengar pembicaraan ayahnya dengan dokter yang menangani Tatsuya, yang tidak lain adalah sahabat ayahnya sendiri. Seketika itu juga perasaan Tara hancur berkeping-keping. Sikapnya mulai berubah dan dia mulai menjauh dari Tatsuya. Tatsuya kebingungan mencari-cari gadis itu. Dan akhirnya menemukannya di tempat favorit Tara. Tatsuya sadar dia tidak mampu menjauhi gadis itu. Tapi apa yang harus dilakukannya? Dia mencintai Tara tapi dia tidak boleh mencintai gadis itu.

Masalah semakin rumit ketika Tara mulai bersikap dingin terhadap Tatsuya. Bersikap seolah olah tidak ada masalah dan mengatakan bahwa dia bisa menerima kenyataan itu. Tatsuya marah karena merasa Tara menganggap enteng masalah itu. Tapi tara hanya menjawab, ini adalah kenyataan dan mereka harus menerimanya. Memangnya Tatsuya punya solusi yang lain?

Untuk beberapa waktu Tara dan Tatsuya tidak pernah bertemu. Tara kembali seperti biasa, meskipun sering terlihat melamun. Namun, tidak sekalipun dia menyebut nama Tatsuya. Orang-orang di sekitarnya juga mengerti dan tidak berani menyebut masalah Tatsuya. Sebaliknya, Tatsuya berubah menjadi orang lain. Dia  berkerja 3x lebih keras dari biasanya. Dia juga selalu tegang, cepat marah dan selalu dalam suasana hati buruk.

Tatsuya memutuskan untuk kembali ke Jepang. Hanya itulah satu-satunya jalan terbaik untuk mereka berdua. Tidak ada solusi yang menyenangkan untuk masalah mereka ini. Apapun solusinya, tetap membuat mereka terluka. Tapi mau apa lagi, mereka tidak bisa merubah kenyataan. Tara tidak rela jika Tatsuya pergi. Hatinya memang sakit setiap melihat Tatsuya. Tapi apakah dia sanggup jika tidak melihat Tatsuya lagi? Dia tidak ingin Tatsuya meninggalkannya. Tapi dia tidak bisa berkata apa-apa saat Tatsuya mengucapkan perpisahan. Karena jika dia membuka mulut maka tangisnya akan pecah.

Beberapa waktu berlalu setelah Tatsuya kembali ke Jepang. Awalnya, Tara mengurung diri di kamar selama 2 minggu dan tidak bekerja. Tapi kemudian, Tara bisa melewati hari-hari berat itu dan kembali seperti biasanya, ceria dan cerewet. Namun, sepertinya takdir tidak ingin bersikap baik pada Tara. Pada suatu pagi, saat Tara berada di rumah ayahnya, ayahnya mendapat telepon dari Jepang. Dari Ayah Tatsuya. Ayah Tatsuya mengabarkan bahwa Tatsuya mengalami kecelakaan dan koma. Dokter mengatakan bahwa Tatsuya tidak akan selamat, bahkan dia tidak akan bertahan lebih dari tiga hari. Namun sekarang sudah lebih dari tiga hari dan Tatsuya masih bertahan. Barangkali Tatsuya sedang menunggu seseorang sebelum pergi. Itu sebabnya ayah Tatsuya menginginkan Jean Daniel dan Tara datang ke Jepang untuk menemui Tatsuya untuk yang terakhir kalinya. 

Tatsuya mengalami kecelakaan jatuh dari lantai tiga di lokasi proyek yang sedang dikerjakannya. Kondisinya sangat buruk dan mengalami mati otak, sehingga dokter sudah memvonis bahwa Tatsuya tidak akan pernah bangun lagi. Sesampainya di sana, Jean Daniel berusaha menelpon kenalan-kenalan dokter nya yang ada di Paris dan menceritakan kondisi Tatsuya. Namun, semua dokter kenalannya memiliki jawaban yang sama. Tatsuya tidak akan selamat. 

Tara tidak ingin menemui Tatsuay sesampainya di Jepang. Karena jika memang benar Tatsuya masih bertahan karena menunggunya, maka jika Tara menemuinya, Tatsuya akan... Membayangkannya saja Tara ngeri. Dengan dibantu oleh tetangga Tatsuya, Keiko Ishida, Tara pun mengunjungi apartemen Tatsuya. Di sana dia mengetahui bahwa meskpiun selama ini Tatsuya sudah tidak pernah menghubunginya lagi, ternyata Tatsuya masih menyimpan semua foto-foto Tara dan kenangan mereka berdua. Bahkan Tatsuya secara rutin mengirim email pada Sebastian untuk menanyakan kondisi Tara. Tara sangat terkejut dan menangis sejadi-jadinya. Dia tidak tahu bahwa Tatsuya begitu menyayanginya. Dan dengan berat hati, Tara harus mengambil sebuah keputusan. Dia harus merelakan Tatsuya.

Dengan perasaan hancur, Tara pun menemui Tatsuya yang terbaring koma. Dia pun mengatakan pada Tatsuya bahwa dia akan baik-baik saja meskipun tidak ada Tatsuya. Dia akan menangis sebentar saja setelah itu dia akan kembali menjadi Tara yang biasanya. Jadi Tatsuya tidak perlu mengkhawatirkannya. Tara melihat air mata mengalir dari mata Tatsuya. Dia pun mengira Tatsuya bisa mendengarnya. Kemudian, Tara pun menutup kalimatnya dengan mengatakan bahwa dia mencintai Tatsuya. Setelah mengucapkan hal itu, Tatsuya pun menghembuskan nafas terakhirnya. 



Rabu, 03 Maret 2021

SAILOR MOON 90'S VS SAILOR MOON CRYSTAL


Sebagai angkatan 90an, pasti kalian semua tahu anime yang berjudul Sailor Moon. Super hero cantik yang berasal dari Jepang who fight for love and for justice. Serial anime ini tenar di tahun 93-97an. Nah, baru-barusan di tahun 2014, anime ini dibuat lagi dalam rangka 20 tahun Sailor Moon yang berjudul Sailor Moon Crystal. Katanya Sailor Moon Crystal ini versi original manga nya (katanya juga sih, ga tahu benar atau ga karena belum pernah baca manga aslinya). Setelah menonton Sailor Moon Crystal, memang benar banyak perbedaan jalan cerita dan karakter tokohnya. Inti ceritanya sama, mencari The Legendary Silver Crystal dan melindungi Putri Bulan, akan tetapi eksekusinya agak jauh berbeda. Oke, kita akan bahas satu-satu perbedaannya ya (khusus untuk Sailor Moon Season 1)

1. JALAN CERITA DAN PANJANG EPISODE

Seperti yang sudah disebutkan, inti cerita kedua serial Sailor Moon ini sama, akan tetapi eksekusinya berbeda. Sailor Moon 90's memiliki panjang episode sebanyak 46, sedangkan Sailor Moon Crystal memiliki hanya 14 episode. Jadi untuk Sailor Moon crystal ceritanya lebih padat dibanding Sailor Moon 90's. Sehingga kita tidak diberi waktu untuk bernafas santai atau sedikit bersenang-senang dengan sisipan adegan-adegan lucu.

Pada Sailor Moon 90's karena episodenya lebih panjang, banyak cerita-cerita sampingan sebagai pelengkap untuk membuat cerita lebih menarik dan menghibur. Seperti kisah cinta sahabat Usagi, yaitu Noru yang jatuh cinta pada salah satu penjahat dari Dark Kingdom yang berakhir tragis. Sedangkan pada Sailor Moon Crystal, cerita sangat fokus pada tokoh utama Usagi dan Mamoru serta ke 4 Sailor Guardian lainnya: Ami, Rei, Makoto, dan Minako.

Sailor Moon 90's memiliki cerita yang lebih 'nyesek' dan dramatis dengan akhir yang cukup tragis. Sedangkan Sailor Moon Crystal karena alurnya lebih cepat, jadi tidak ada waktu untuk adegan-adegan drama yang menyayat hati. Eksekusi final battle nya juga lebih bersemangat dan berakhir sangat happy ending. 


2. TOKOH CHIBA MAMORU DAN TUXEDO MASK

Perbedaan yang paling mencolok adalah tokoh utama pria, yaitu Chiba Mamoru atau Tuxedo Mask. 

Pada Sailor Moon 90's, Chiba Mamoru adalah seorang mahasiswa yatim piatu yang berasal dari keluarga kaya dengan kepribadian yang tegas, keras, suka berbicara straight forward tanpa tedeng aling-aling atau memikirkan perasaan orang lain. Mamoru mudah bergaul dengan siapa saja dan punya banyak teman di kampusnya. Dia adalah sahabat dekat dari Furuhata Motoki, karyawan part time di game centre tempat Usagi dan teman-temannya bermain. Dan hobinya adalah menjahili Usagi dengan memanggilnya Odango Atama (Bun Head) serta selalu mencampuri kehidupan Usagi. Apapun yang dilakukan Usagi, Mamoru selalu mengomentarinya dengan pedas. Padahal sebenarnya tujuannya baik, tapi karena Usagi sudah terlanjur ilfeel, sampai-sampai Usagi sangat membenci Mamoru, Jangankan jatuh cinta pada Mamoru, Usagi lebih menganggap Mamoru sebagai pacar Rei, karena memang pada season 1, Mamoru berkencan dengan Rei yang lebih dulu mengungkapkan rasa sukanya pada Mamoru. Walaupun sebenarnya diam-diam Mamoru selalu memperhatikan Usagi dan selalu berada di sekitar Usagi berada.

Sedangkan tokoh Chiba Mamoru di Sailor Moon Crystal, sesuai dengan original manganya, Mamoru adalah siswa kelas 2 SMA yang berumur 17 tahun, lebih dekat umurnya dengan Usagi yang 14 tahun. Karakter Mamoru di sini jauh berbeda dengan Mamoru 90's. Mamoru digambarkan sebagai seorang pemuda kutu buku, berkaca mata, dan kemana-mana selalu membaca buku. Mamoru di sini merupakan sosok yang pendiam, misterius Sorot matanya selalu menampakkan kesedihan karena stres dengan kondisinya yang kehilangan ingatan saat usia 6 tahun dan selalu dihantui mimpi buruk. Mamoru selalu digambarkan sendiri dan tidak punya teman. Dia bahkan tidak mengenal Motoki. Di sini Mamoru tidak hobi menjahili Usagi. Tapi mereka selalu bertemu secara kebetulan di jalan maupun di bus. Itu pun Mamoru tidak banyak bicara, apalagi mencampuri urusan Usagi. Namun, sejak awal Mamoru tertarik dengan Usagi karena kepribadian Usagi yang ceria dan mudah berteman dengan siapa saja. 

Tuxedo Mask 90's memiliki senjata berupa bunga mawar dan tongkat yang bisa digunakan untuk melukai penjahat. Sedangkan Tuxedo Mask Crystal tidak memiliki bunga mawar. Dia hanya memiliki tongkat, itu pun hanya bisa untuk memukul, tidak bisa berubah-ubah ukuran menjadi panjang atau pendek seperti Tuxedo Mask 90's. Tetapi tidak memiliki kekuatan yang bisa digunakan untuk melawan penjahat dari Dark Kingdom. Kekuatannya hanya fisiknya berupa tinju atau tendangan saja. Sehingga Tuxedo mask Crystal tidak selalu bisa melindungi Sailor Moon. Pernah dia gagal melindungi Sailor Moon dan kabur setelah Sailor Moon diselamatkan Sailor Venus. 


3. KISAH CINTA USAGI DAN MAMORU

Kisah cinta Usagi dan Mamoru antara Sailor Moon 90's dan Crystal juga cukup jauh berbeda. Kita bahas mulai dari pertemuan pertama mereka.

Pertemuan pertama antara Usagi dan Mamoru di kedua seri Sailor Moon ini sebenarnya sama. Yaitu saat Usagi berusaha membuang hasil ujian bahasa inggrisnya yang nilainya 30%, namun saat melemparnya ke belakang, malah mengenai kepala Mamoru yang kebetulan sedang berjalan di belakang Usagi. Bedanya di sini, pada Sailor Moon 90's, usagi hanya kesal dengan Mamoru karena menghina nilai ujiannya dan memanggilanya Odango Atama lalu meninggalkan Mamoru setelah mengomel, begitu pula dengan Mamoru. Sedangkan di Sailor Moon Crystal, Usagi dan Mamoru merasakan sesuatu yang aneh saat mata mereka bertatapan. Usagi merasa jantungnya berdebar-debar saat pertama kali melihat mata Mamoru. Sehingga dia pun lari begitu saja karena takut, tanpa mengomel-ngomel dulu pada Mamoru. 

Pada Sailor Moon 90's, Usagi selalu bertengkar setiap bertemu Mamoru. Apapun yang mereka bicarakan pada akhirnya akan menjadi perdebatan, sehingga Usagi sangat membenci Mamoru. Ditambah Mamoru selalu usil dan mencampuri segala urusan Usagi. Di sini Usagi tidak memiliki perasaan apapun terhadap Mamoru. Justru pada Sailormoon 90's, Mamoru malah berkencan dengan Rei, karena Rei lebih dulu melakukan PDKT. Sementara Usagi malah sibuk mengejar Motoki dan jatuh cinta pada Tuxedo Mask yang selalu menolongnya. Bagi Usagi, Mamoru adalah pacar dari sahabatnya, Rei, tidak lebih dari itu. Akan tetapi, sebenarnya diam-diam Mamoru lebih memperhatikan Usagi, namun Usagi tidak menyadarinya. Sebenarnya saat menjadi Tuxedo Mask, tujuan Mamoru adalah untuk selalu melindungi Sailor Moon, namun dia sendiri tidak tahu kenapa. 

Suatu hari, Usagi bertemu dengan Mamoru di jalan saat pulang sekolah. Dia menyapa Mamoru dengan memukul punggung Mamoru. Anehnya, alih-alih berkata menyakitkan seperti biasanya, Mamoru justru bersikap ramah dan tersenyum padanya. Usagi merasa aneh sepeninggal Mamoru. Dia terkejut saat melihat di telapak tangannya ada darah. Berarti Mamoru terluka? Karena khawatir Usagi pun mengikuti Mamoru dan akhirnya mereka berdua diculik oleh Zoisite. Di sanalah akhirnya Mamoru berbagi cerita masa lalunya pada Usagi dan mereka pun mulai akrab. Sampai akhirnya Mamoru dan Usagi saling mengetahui bahwa ternyata Usagi adalah Sailor Moon dan Mamoru adalah Tuxedo Mask. Sayang, baru saja mereka saling tahu identitas dan perasaan mereka, Tuxedo mask harus meregang nyawa karena melindungi Sailor Moon. Perasaan cinta di antara mereka baru tumbuh saat ingatan akan kehidupan masa lalu mereka kembali, yaitu saat mereka masih menjadi Serenity dan Endymion. Sayangnya Tuxedo Mask saat itu langsung diculik oleh Queen Berryl yang dari dulu jatuh cinta pada Endymion dan membuat Tuxedo Mask kehilangan ingatannya dan menjadi jahat.

Di Ending cerita, saat Sailor Moon berhasil mengembalikan ingatan Tuxedo Mask, Queen Berryl sangat marah dan berusaha membunuh Sailor Moon. Tapi usaha itu digagalkan Tuxedo Mask yang menghalangi senjata Queen Berryl dengan melempar bunga mawarnya yang langsung menusuk jantung Queen Berryl. Sayangnya, kali ini Tuxedo Mask harus benar-benar meregang nyawa karena tertusuk juga oleh senjata Queen Berryl dan akhirnya meninggal di pangkuan Sailor Moon. Sedangkan Sailor Moon sendiri setelah berhasil mengalahkan Queen Metalia, akhirnya pun meninggal karena kehabisan energi. Cukup tragis memang untuk kisah cinta Sailor Moon 90's. Belum sempat saling menyatakan perasaan, sudah terpisahkan oleh kematian. Meskipun mereka dihidupkan kembali oleh kekuatan Sylver Crystal, akan tetapi ingatan mereka telah terhapus, sehingga Usagi dan Mamoru kembali saling tidak mengenal.

Pada Sailor Moon Crystal, Usagi dan Mamoru tidak pernah bertengkar. Pada awal-awal episode saja Mamoru bersikap dingin dengan Usagi karena dia bingung kenapa dia selalu bertemu Usagi secara kebetulan. Sampai pada akhirnya di episode 3 Mamoru mengetahui bahwa Usagi adalah Sailor Moon dan pada episode 4 setelah pesta dansa, Mamoru mulai jatuh cinta pada Usagi atau Sailor Moon karena sifat Usagi yang unik. Terkadang terlihat bodoh, tapi pemberani, ceria, dan selalu bersemangat. Di sini Mamoru selalu memberi semangat pada Usagi setiap Usagi merasa putus asa. Suatu hari setelah mengalahkan musuh dan menolong sailor yang lain, Sailor Moon kehabisan tenaga dan pingsan di jalan. Untungnya ada Tuxedo Mask yang menolongnya lalu membawanya ke rumah. Saat bangun, Usagi terkejut karena dia berada di kamar yang tidak dia kenal. Ternyata dia berada di rumah Mamoru Chiba, pemuda yang sering dia temui di jalan secara tidak sengaja. Di situlah Usagi menyadari bahwa Mamoru Chiba adalah Tuxedo Mask yang selama ini selalu menolongnya. Mamoru pun menceritakan pada Usagi kenapa dia menjadi Tuxedo Mask dan mencari The Legendary Sylver Crystal, yaitu untuk menemukan ingatannya yang hilang dan menjawab mimpi-mimpi aneh yang menghantuinya tiap malam. Mulai dari sinilah, mereka mulai akrab dan saling menyukai. 

Mulai dari sini, kisahnya sama dengan Sailor Moon 90's, yaitu Tuxedo Mask diculik Queen Berryl dan menjadi jahat. Nah, cerita mulai berbeda saat Sailor Moon berusaha mengembalikan ingatan Tuxedo Mask. Di Sailor Moon 90's, Sailor Moon berhasil mengembalikan ingatan Tuxedo Mask dengan kotak music yang Mamoru berikan kepadanya. Tapi pada Sailor Moon Crystal, Sailor Moon tidak berhasil mengembalikan ingatan Tuxedo Mask. Karena putus asa dan tidak sanggup melihat Tuxedo mask yang menjadi jahat, Sailor Moon pun menusuk Tuxedo mask dengan pedang Holy Sword (pedang milik 4 sailor yang digunakan untuk melindungi Putri Serenity), kemudian dia menusuk dirinya sendiri dengan pedang itu. Untungnya mereka bisa hidup kembali karena kekuatan Sylver Crystal (tanpa amnesia) dan mereka berdua berhasil mengalahkan Queen Metalia. Setelah itu, mereka pun saling mengungkapkan perasaan masing-masing dan kembali ke bumi. Happy Ending.


4. KISAH CINTA SERENITY DAN ENDYMION

Serenity dan Endymion adalah kehidupan Usagi dan Mamoru di kehidupan mereka yang sebelumnya, di mana Serenity adalah Puteri Bulan dan Edymion adalah Pangeran Bumi. Serenity dan Endymion saling jatuh cinta, akan tetapi ada seroang gadis dari bumi bernama Beryl yang sudah lama jatuh cinta pada Endymion. Karena patah hati, Beryl menjual jiwanya pada Queen Metalia (penguasa kegelapan) dan menerima kekuatan jahat yang digunakan untuk menghipnotis penduduk bumi supaya menyerang kerajaan Bulan. Endymion segera pergi ke Kerajaan Bulan untuk menghalau perang tersebut. Sayang, perang tetap tidak dapat dihindari karena penduduk Bumi sudah dipengaruhi kekuatan jahat.

Sampai di sini cerita mulai berbeda untuk Sailor Moon 90's dan Crystal. Pada 90's, kerajan Bulan kalah dan 4 sailor guardian (Venus, Mars, Mercury, Jupiter) tewas. Lalu Queen Serenity mengeluarkan seluruh kekuatan Sylver Crystal untuk mengunci Queen Metalia dan mengirim 4 sailor Guardian, Serenity, dan Endymion yang telah tewas ke bumi supaya kelak mereka bisa terlahir kembali. Setelah itu Queen Serenity pun gugur.

Pada Sailor Moon Crystal, Queen Serenity dan 4 Sailor Guardian berhasil mengunci Queen Metalia dan menghentikan perang. Namun, kerajaan bulan sudah terlanjur hancur akibat peperangan, sehingga membangunkan Sailor Saturnus (Sailor Kehancuran) untuk menghancurkan kerajaan Bulan yang telah terlanjur diserang kekuatan jahat. Sehingga semua kerajaan Bulan dan penghuninya pun musnah. Kerajaan Bulan pun berubah menjadi batu mati.

Kematian Endymion dan Serenity pun berbeda. Pada Sailor Moon 90's. Serenity dan Endymion tewas karena dibunuh oleh Berryl yang sakit hati. Sedangkan pada Sailor Moon Crystal, Endymion tewas saat melindungi Serenity yang akan dibunuh Berryl, kemudian Serenity pun bunuh diri untuk menyusul Endymion. 


4. THE FOUR SAILOR GUARDIAN

Empat Sailor Guardian ini adalah Mercury (Ami), Mars (Rei), Jupiter (Makoto) dan Venus (Minako). Pada seri 90's, tidak dijelaskan kenapa hanya Venus yang memiliki kucing seperti Sailor Moon. Ternyata pada seri Crystal terjawab, bahwa Sailor Venus adalah pemimpin sebenarnya dari Sailor Guardian, bukannya Sailor Moon. Sehingga dari keempat sailor tersebut, Venus lah yang memiliki kekuatan paling besar dan mampu mengendalikan Holy Sword. Empat Sailor Guardian tersebut bertugas untuk melindungi Puteri Serenity atau yang sekarang adalah Sailor Moon. 


5. THE FOUR KINGS OF DARK KINGDOM

The 4 Kings of Dark Kingdom, antara lain: Jedaite, Nephrite, Zoisite dan Kunzite merupakan musuh dari Sailor Guardian dan Tuxedo Mask karena mereka sama-sama memperebutkan Sylver Crystal. Pada seri 90's. the foru kings hanyalah penjahat yang bergantian ditugaskan oleh Queen Berry untuk mencari Sylver Crystal dan mengumpulkan energi manusia. Tidak diceritakan asal muasal dari the four kings tersebut. 

Sedangkan pada seri Crystal, diceritakan bahwa The 4 Kings dahulunya adalah para kesatria bumi yang bertugas melayani Pangeran Edymion. Namun, setelah bereinkarnasi, mereka dicucui otak oleh Queen Berryl dan dijadikan penjahat yang melawan Sailor Guardian dan Tuxedo Mask. The 4 Kings ini dulu adalah kekasih dari 4 sailor guardian (Venus,, mercury, Mars, Jupiter) di kehidupan lampau.