Sabtu, 18 Juni 2011

SUMMER TRIANGLE

Di malam musim kering
pandanglah langit utara
Temukanlah tiga bintang paling terang
SUMMER TRIANGLE

Pernah denger summer triangle? Summer trangle merupakan tiga bintang paling terang yang membentuk segitiga raksasa di langit utara pada malam musim kering. Biasanya sih pada musim kemarau begini. Tiga bintang ini terdiri dari bintang Altair, Deneb, dan Vega. Ketiga bintang ini berasal dari tiga rasi bintang yang berbeda dan merupakan bintang yang paling terang dari rasi itu. Altair berasal dari rasi bintang Aquila, Deneb berasal dari rasi Cygnus, dan Vega dari rasi Lyra. Kalau pada malam musim kemarau seperti ini,kalau ga hujan/ mendung (mana ada hujan musim kemarau?) biasanya summer triangle kelihatan di sebelah utara. Coba lihat deh.hehe

Dalam mitologi Yunani, ALtair, Cygnus, dan Vega merupakan tiga tokoh yang bersahabat dekat. Altair yang berasal dari rasi Aquila adalah sosok yang paling kuat diantara mereka bertiga, karena Aquila digambarkan sebagai sosok Elang. Kemudian Deneb yang berasal dari rasi Cygnus adalah sosok angsa putih yang cantik, gemulai, dan menarik. Dengan tarian angsanya, dia dapat memikat para dewa dan dewi di Yunani. Sedangkan Vega yang merupakan bintang paling terang dari rasi Lyra merupakan si cerdas di antara ketiganya. Lyra sendiri merupakan sebuah harpa milik seorag musisi mitologi Yunani kuno yang bernama Orpheus. Di sini ada legenda tersendiri untuk Orpheus.

Orpheus adalah anak dari Dewa Apollo. Dia adalah seorang penyair dan pemusik yang sangat terkenal di Yunani kuno. Nyanyiannya yang diiringi petikan Lyra sangat indah bahakan sampai menjinakkan binatang buas, bahkan menggerakkan batu saking indahnya. Orpheus memiliki istri yang sangat dia cintai bernama Eridik.
Suatu hari, Eridik meninggal karena dipatuk ular berbisa. Orpheus sangat sedih dan terpukul. Akhirnya dia menantang aturan dewa dan mendatangi dunia Hades (tempat orang2 yang sudah mati)untuk menjemput Eridik kembali ke dunia manusia. Tentu saja hal ini ditentang oleh dewa Hades. Tetapi nyanyian dan petikan Lyra Orpheus mampu meluluhkan hati Dewa Hades. Akhirnya Dewa Hades mengijinkan Orpheus menjemput Eridik dengan syaat, selam perjalanan dari dunia Hades sampai ke gerbang dunia manusia, Eridik harus berjalan di belakang Orpheus, dan Orpheus tidak boleh sekalipun menoleh ke Eridik. Orpheus pun menyanggupi. Namun sayang, di perjalanan Orpheus ragu Eridik mengikutinya. Akhirnya beberapa langkah sebelum sampai gerbang dunia manusia, Orpheus menoleh ke Eridik. Dan Eridik pun ditarik kembali ke dunia Hades dan tidak dapat kembali lagi. Orpheus pun kehilangan Eridik untuk yang kedua kalinya. Dia sangat sedih. Hidupnya sekarang jadi tidak menentu. Dia hanya meratapi kesedihannya. Sapai suatu hari dia ditemui oleh wanita2 yang pernah dikecewakan olehnya dan dia pun dianiaya sampai tewas. Orpheus pun menyusul istrinya saat ia tidak punya semangat hidup lagi..

Jumat, 17 Juni 2011

SUNDA vs BETAWI

Dadang seorang Sunda asli bekerja di tempat Haji Nasir seoang pemuka Betawi. Kebetulan saat itu adalah musim kemarau yang panjang. Sumur Haji Nasir sudah kering kerontang, mau tak mau si Dadang wajib menggali untuk mendapatkan air bersih. Waktu makan siang sudah tiba.

"Dang, makan dulu terus sholat dhuhur!!!" kata Haji Nasir.
"Tarrrajeeee, Pak Hajiiiii...," katanya.

Haji Nasir pergi untuk makan dan sholat. Setengah jam lagi dia datang ke sumur yang baru digali.
"Makan dulu, Dang....!!!" katanya.
"Taaaarrraaajeee, Pak Haji," seru Dadang.
Haji Nasir heran dan bergumam," Kuat banget nih anak, nggaak rugi gue memperkerjakan die..."

Satu jam kemudian Pak Haji menengok kerjaan Dadang, dan berkata hal yang sama. Jawaban Dadang demikian juga.
Bedug ashar udah kedengeran, si Dadang belum juga keluar dari sumur.

"Dang udah hampir ashar nih!!!" seru Pak Haji.
Tak kedengaran suaranya sekarang. Haji Nasir melongok ke lubang. DADANG PINGSAN.
Buru-buru diangkat si Dadang dengan bantuan warga kampung situ. Setelah sadar dengan wajah dongkol Dadang marah-marah ke haji Nasir.
"Pak Haji pengin mbunuh saya, ya???"
"Lha, lu gimana sih diminta makan, jawabnya 'ntar aje..., ntar aje...'"
"Bukan ntaar aje Pak Haji... Tapi taraje (=tangga bahasa Sunda)," jawab Dadang dongkol.

(Aneka Ria Ketawa)

Minggu, 05 Juni 2011

Even If I Live Just One Day

I've waited for so long
I've hurt so much
A much as the traces left by that long time
I've longed for you
Tired footsteps have brought me to your side,
though i know there's nothing i can do

Saying I love you, are words my heart has always shouted
Saying I love you, are words I repeated behind you
Saying I love you, are words I couldn't say, afraid you would run away
I love you, so much that I'm afraid

Like the star in the night sky, always visible
But unable to be approached or touched
That must be my fate, to watch over you
Waiting for you everyday, foolishly looking forward to it
I harbor hopes that have grown

Saying I love you, are words my heart has always shouted
Saying I love you, are words I repeated behind you
Saying I love you, are words I couldn't say, afraid you would run away
I love you, so much that I'm afraid
I'll confess, I love you as much as today

If i could only life one day, I'd want to be by your side
I'll confess, I'll say the words now
That I love you

(OST 49 Days)